TBNews,Bengkulu – Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan kemampuan teknis calon anggota Polri, personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Bengkulu kembali melaksanakan kegiatan pendidikan lapangan melalui pemberian materi Anti Anarkis kepada para siswa Diktukba SPN Polda Bengkulu. Kegiatan berlangsung pada sore hari dan dipimpin langsung oleh IPDA Jefri, S.H., selaku perwira yang ditunjuk untuk memberikan pembinaan terkait penanganan situasi kerawanan kamtibmas.
Dalam pelaksanaan kegiatan, sebanyak 4 personel Batalyon A Pelopor hadir lengkap tanpa kekurangan, memastikan seluruh rangkaian pembelajaran berjalan sesuai standar operasional serta materi yang telah direncanakan. Kehadiran personel pada kegiatan ini memiliki peran penting dalam memberikan contoh nyata kedisiplinan, kekompakan, dan kesiapsiagaan khas satuan Brimob Polri.
Materi yang diberikan kepada para siswa meliputi pemahaman dasar mengenai karakteristik aksi anarkis, prosedur penanganan situasi darurat, teknik pengendalian massa yang berpotensi melanggar hukum, hingga penerapan prinsip use of force yang proporsional dan humanis. Para instruktur juga memberikan ilustrasi kasus nyata yang pernah terjadi di berbagai wilayah, sehingga siswa mampu memahami dinamika lapangan secara lebih komprehensif.
IPDA Jefri, S.H. dalam arahannya menyampaikan bahwa kemampuan mengantisipasi tindakan anarkis merupakan salah satu keterampilan penting setiap anggota Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan. “Pembekalan seperti ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga membentuk pola pikir dan karakter siswa agar mampu bertindak cepat, tepat, dan tetap mengedepankan prinsip hukum serta etika profesi dalam setiap tugas yang diemban,” ungkapnya.
Sepanjang kegiatan, para siswa mengikuti pembelajaran dengan disiplin dan penuh perhatian. Antusiasme tampak dari keaktifan mereka dalam berdiskusi serta menjawab pertanyaan instruktur, sebagai wujud kesiapan dalam menyerap ilmu dan pengalaman dari para personel Brimob Pelopor. Selain pemaparan materi, siswa juga diberikan penekanan mengenai pentingnya komunikasi tim dalam menghadapi massa dengan berbagai tingkat kerawanan.
Kegiatan pembekalan berlangsung lancar, tertib, dan terpantau tanpa adanya gangguan. Seluruh rangkaian diakhiri dengan sesi evaluasi singkat untuk memastikan materi dapat dipahami dengan baik oleh siswa. Situasi selama kegiatan dilaporkan aman dan terkendali, serta dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai bagian dari laporan resmi.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Satbrimob Polda Bengkulu berharap para siswa Diktukba SPN semakin siap menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan, khususnya dalam konteks penanganan kerawanan sosial dan potensi aksi anarkis di tengah masyarakat.













