TBNews,Bengkulu – Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung dan Seremoni Pemberian Hadiah Lomba Kegiatan Satu Desa Satu Hektar Jagung (SADESAHE) Provinsi Bengkulu Tahun 2025, sekaligus Launching Penanaman Umbi Uwi Ungu Polda Bengkulu, yang digelar di Dusun I Talang Pagar Alam, Desa Tanah Hitam, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Bengkulu, Danrem 041/Gamas Bengkulu atau yang mewakili, Kajati Bengkulu atau yang mewakili, Danlanal Bengkulu, para pejabat utama Polda Bengkulu, Bupati Bengkulu Utara, para Kapolres jajaran Polda Bengkulu, kepala OPD Pemprov Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Utara, serta kelompok tani dan masyarakat setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan tari penyambutan, dilanjutkan dengan peletakan batu pertama serta penandatanganan prasasti sebagai simbol penguatan program ketahanan pangan dan pengembangan potensi desa. Selanjutnya, rombongan Forkopimda melaksanakan peninjauan UMKM sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penguatan usaha mikro di wilayah pedesaan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa. Kepala Desa Tanah Hitam menyampaikan sambutan serta pemaparan selayang pandang melalui video mengenai program SADESAHE dan potensi desa, yang kemudian dilanjutkan dengan laporan pelaksana kegiatan serta sambutan Bupati Bengkulu Utara.
Dalam sambutannya, Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa program SADESAHE merupakan inisiatif Polda Bengkulu sebagai bentuk dukungan nyata Polri terhadap ketahanan pangan daerah. Program tersebut dilandasi semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas sektor, serta melibatkan peran aktif masyarakat desa dan kelompok tani.
Kapolda Bengkulu juga menyampaikan bahwa ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, pemerintah daerah, desa, kelompok tani, dan penyuluh pertanian dengan capaian partisipasi sebanyak 1.298 desa dan luas lahan lebih dari 1.299 hektar di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.
Lebih lanjut, Kapolda Bengkulu berharap program SADESAHE tidak berhenti sebagai kegiatan lomba semata, namun dapat berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, memperkuat ekonomi lokal, serta mendukung stabilitas pangan dan kamtibmas di Provinsi Bengkulu.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan piagam Lomba SADESAHE dan piagam penghargaan dalam rangka dukungan terhadap ketahanan pangan Provinsi Bengkulu. Berdasarkan Keputusan Gubernur Bengkulu, Desa Tanah Hitam, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara, ditetapkan sebagai Juara I dan berhak menerima hadiah sebesar Rp1 miliar. Juara II diraih Desa Pelajaran II, Kecamatan Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur, dengan hadiah Rp500 juta, dan Juara III diraih Desa Ulak Lebar, Kecamatan Pino, Kabupaten Bengkulu Selatan, dengan hadiah Rp250 juta.
Sementara itu, Juara Harapan I diraih Desa Sumberejo Transad dengan hadiah Rp100 juta, Juara Harapan II Desa Batu Kalung dengan hadiah Rp75 juta, dan Juara Harapan III Desa Nenggalo Jaya dengan hadiah Rp50 juta. Penyerahan hadiah dan piagam penghargaan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Bengkulu, didampingi Kapolda Bengkulu dan unsur Forkopimda Provinsi Bengkulu.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan panen raya jagung dan penanaman umbi uwi ungu secara simbolis sebagai wujud komitmen bersama dalam mendukung diversifikasi pangan serta ketahanan pangan yang berkelanjutan di Provinsi Bengkulu. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.













