TBnewsh, BENGKULU SELATAN – Dalam rangka meningkatkan kemitraan antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,terkhusus menjelang pelaksanaan Pemilu Serentak Tahun 2024, Polsek Kota Manna ,melalui Bhabinkamtibmas aktif mendatangi masyarakat.
Seperti yang dilakukan oleh Aiptu Hendri Iswandi bersama Aipda Pujiono dan Briptu A.Rozi Arbasera SH ,selaku personil Polsek Kota Manna Polres Bengkulu Selatan Polda Bengkulu, pada Jumat (03/11/23).
Kegiatan ini juga dilakukan langsung oleh Bhabinkamtibmas yang berada di setiap desa atau kelurahan di wilayah hukum Polres Bengkulu Selatan dan Polsek Jajaran.
Aipda Pujiono dan Briptu A.Rozi Arbasera SH saat melakukan sambang ke warga binaannya di Kelurahan Pasar Bawah Kecamatan Pasar Manna Kabupaten Bengkulu Selatan
Dalam kegiatan sambang tersebut,Aipda Pujiono dan Briptu A.Rozi Arbasera SH ,menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga binaan terkait tidak mudah terprovokasi dengan berita hoaks.
“Saya mengimbau kepada warga untuk tidak mudah terprovokasi dengan berita hoaks yang beredar di media sosial,” ujarnya.
Selain itu, Bhabinkamtibmas juga bertukar pikiran serta mendengar keluh kesah warga binaannya agar bisa lebih dekat lagi antara pihak kepolisian dengan masyarakat.
“Untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban lingkungan, saya rutin melaksanakan patroli dialogis dan menyambangi warga binaan saya,” tambah Hendri selaku Kanit Binmas.
Kapolres Bengkulu Selatan Akbp Florentus Situngkir SIK melalui laknat Kapolsek Kota Manna Iptu Antoni fatulah SH mengatakan bahwa pihaknya menyampaikan pesan dan imbauan agar tidak mudah terprovokasi dengan berita hoak di media sosial menjelang Pemilu 2024.
“Anggota kami juga menyampaikan pesan agar masyarakat mendukung kinerja Polri dalam memelihara kamtibmas menjelang Pemilu 2024, dan menolak segala berita hoaks serta ujaran kebencian berbau SARA yang dapat memicu perpecahan di masyarakat,” ujar Antoni.
Lakhar Kapolsek Kota Manna Iptu Antoni fatulah SH berharap agar masyarakat dapat menjaga lingkungannya agar tetap dalam keadaan aman dan kondusif.
“Apalagi saat ini tahapan, rangkaian pesta demokrasi sudah mulai berjalan, tentu ada perbedaan pandangan dan pilihan politik. Tapi perbedaan itu jangan menjadi sumber perpecahan, baik sebelum, pada saat, dan setelah Pemilu,” pungkas Iptu Antoni fatulah SH (Sdrbf).













