TBnews , BENGKULU SELATAN – Bhabinkamtibmas Polsek Pino Polres Bengkulu Selatan Polda Bengkulu, Briptu Roby Syahputra hadiri rapat kerja Mini Lokakarya Pengendalian Stunting di Kantor Kecamatan Ulu Manna Kabupaten Bengkulu Selatan, Selasa (31/10/23).
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Stunting mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan otak. Anak stunting juga memiliki risiko lebih tinggi menderita penyakit kronis di masa dewasanya.
Yang hadir pada kegiatan Sosialisasi adalah Kadis PPKBP3A Kab. Bengkulu Selatan, diwakili Kabid KB, Elfasari S.Kes, Camat Ulu Manna NORMAN PASHA, SE, Bhabinkamtibmas , Briptu Roby Syahputra, Babinsa Serda Ari Saputra, Kepala Puskesmas Lubuk Tapi, Kepala KUA Kecamatan Ulu Manna , Mirhan dan Kader Kesehatan Desa.
Kapolres Bengkulu Selatan Akbp Florentus Situngkir SIK yang disampaikan oleh Kapolsek Pino Iptu Reno Wijaya, SH, MH mengatakan “Tujuan digelarnya mini lokakarya ini, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengenal apa itu stunting dan bagaimana menyikapi, penanganan dan pencegahan stunting.”
“Kami sangat mengharapkan program yang menimbulkan inovasi inovasi yang membawa perubahan ke yang lebih baik dalam pembangunan Kecamatan Ulu Manna Kabupaten Bengkulu Selatan”, Sebut Reno
(Hps).













