TBnews, BENGKULU – Personil Polri Polda Bengkulu melaksanakan pengawalan terhadap keberangkatan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Prosesi pelepasan bantuan berlangsung di Halaman Masjid Raya Baitul Izzah pada Selasa (9/12) oleh Gubernur Bengkulu, menandai komitmen Bengkulu dalam mendukung penanganan bencana di wilayah Sumatera. Bantuan yang diberangkatkan terdiri dari 100 unit ambulans, beras, sembako, makanan cepat saji, hingga pakaian layak pakai. Seluruhnya akan disalurkan langsung ke masyarakat yang membutuhkan melalui tim relawan yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Tiga personel Ditlantas Polda Bengkulu, Brigpol Amir Hamzah, Briptu Muhammad Ikhsan dan Brigpol Ayranda Eka Putra, yang mendapat tugas pengawalan menyampaikan bahwa misi ini merupakan kehormatan sekaligus amanah besar untuk memastikan bantuan tiba dengan selamat. Mereka menegaskan pentingnya menjaga kelancaran perjalanan mengingat medan menuju sejumlah lokasi terdampak cukup menantang.
“Kami menyadari perjalanan ini tidak mudah. Medan yang panjang, cuaca yang tidak menentu, serta distribusi ke sejumlah titik terdampak menjadi tantangan yang harus kami hadapi. Namun kami percaya lelah kami belum seberapa dibandingkan masyarakat yang terkena bencana”, ucap Brigpol Ayranda Eka Putra saat dihubungi, Kamis (11/12/2025).
Selain dukungan logistik, solidaritas masyarakat Bengkulu juga tidak henti mengalir. Baznas Provinsi Bengkulu melaporkan bahwa hingga hari ini donasi yang terkumpul telah mencapai Rp4,3 miliar, dan penyalurannya dilakukan secara bertahap untuk memperkuat penanganan pascabencana. Misi ini turut diperkuat oleh personel Basarnas, Tagana Dinsos Provinsi Bengkulu, tenaga kesehatan, serta berbagai elemen relawan. Seluruh tim bergerak dengan semangat gotong-royong demi meringankan beban saudara-saudara di daerah bencana.
” Bagi kami, mengawal bantuan ini bukan hanya tugas kepolisian. Ini adalah panggilan kemanusiaan. Semoga setiap langkah perjalanan ini membawa harapan baru bagi masyarakat di daerah bencana,” tutupnya.















