TBNews,Bengkulu, – Dalam rangka memperkuat wawasan kebangsaan dan menanamkan nilai-nilai cinta tanah air di kalangan pelajar, Polda Bengkulu melalui Bidang Humas menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan paham radikalisme sejak usia dini di MAN 1 Kota Bengkulu, Jumat (24/10/2025).
Kegiatan tersebut diikuti oleh puluhan siswa dan dewan guru MAN 1 Kota Bengkulu. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh ideologi yang menyimpang serta menanamkan kesadaran pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Dalam kesempatan itu, Ps. Paur Pensat Bid Humas Polda Bengkulu Ipda Iwan Seventino mewakili Kabid Humas Polda Bengkulu hadir sebagai narasumber dan menyampaikan materi tentang bahaya radikalisme, cara mengenali pola penyebarannya, serta peran pelajar dalam menjaga lingkungan sekolah dan dunia digital agar tetap aman dan kondusif.
“Pelajar harus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI. Jangan mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar, dan hindari ajakan atau paham yang dapat memecah belah bangsa,” ujar Ipda Iwan Seventino di hadapan para siswa.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh peserta. Para siswa aktif berdiskusi seputar isu-isu kebangsaan, penggunaan media sosial secara bijak, serta cara menangkal paham radikal di lingkungan sekolah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala MAN 1 Kota Bengkulu, Bapak Hendri Kuswiran, Wakabid Humas MAN 1, Bapak Ilham, beserta para dewan guru MAN 1 Kota Bengkulu.
Kepala MAN 1 Kota Bengkulu Bapak Hendri Kuswiran menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polda Bengkulu atas kegiatan yang edukatif dan inspiratif ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada Polda Bengkulu yang telah memberikan sosialisasi langsung kepada para siswa. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat untuk membentengi anak-anak dari pengaruh negatif dan menumbuhkan semangat nasionalisme,” ujar Hendri Kuswiran.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar MAN 1 Kota Bengkulu dapat menjadi generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan memiliki semangat nasionalisme yang kuat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).













