Tribratanewsbengkulu.com, MANNA – Aksi unjuk rasa terjadi di depan DPRD Kab Bengkulu Selatan oleh PMII ( pergerakkan mahasiswa islam Indonesia) berjalan secara damai kemarin ( Senin, 23/09/19 ). Massa merupakan gabungan dari ,mahasiswa STIT Al-Quraniyah dan STIT Makrifatul Ilmi. Setelah berorasi mengeluarkan aspirasi dan tuntutannya di depan kantor DPRD, 5 orang wakil peserta unjuk rasa diterima oleh waka 1 DPRD, waka II dan 14 anggota DPRD untuk melakukan hearing di ruang rapat kerja DPRD Kab. Bengkulu Selatan.
Adapun tuntutan dari PMII adalah :
-Menuntut agar KPK mengusir kelompok Taliban dari KPK
-Meminta KPK untuk tidak menjadi alat politik
-Meminta kpk untuk mengusuk komisioner KPK yang mengundurkan diri untuk tidak berdinas lagi di KPK
-Menuntuk kinerja DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan dalam melaksanakan tugas wakil rakyat
-Pemberantasan tempat-tempat prostitusi
-Pemberantasan Narkorba
-Pembentukan mental generasi muda
Massa yang berunjuk rasa berjumlah 47 orang. Aksi unjuk rasa ini dikoordinator oleh farhan mahasiswa sekaligus pengurus PMII. Massa berkumpul di masjidmariafan dan berjalan kaki menuju gedung DPRD kab Bengkulu Selatan. Aksi ini mulai berorasi pukul 09.15 WIB, setelah 30 menit, 5 orang perwakilan dari peserta aksi unjuk rasa ini diterima masuk oleh waka 1 DPRD, waka II DPRD dan 14 anggota DPRD Bengkulu Selatan.
Kelima orang ini kemudian melakukan hearing dengan anggota DRD hingga pukul 11.00 WIB. Massa tetap tenang dan damai saat menjalankan aksi unjuk rasanya.
Penulis : RR Reza
Editor : David
Publish : Heru













